Mitos Dan Khasiat Mistis Kembang Kantil Untuk Pengasihan Super

0
50

Mitos Dan Khasiat Mistis Kembang Kantil Untuk Pengasihan Super – Bunga Kantil (Cempaka) atau yang biasa disebut kembang Kantil/kembang Cempoko oleh masyarakat Jawa adalah salah satu jenis bunga yang sering digunakan dalam upacara-upacara adat dan juga untuk sesaji dalam ritual-ritual yang berkaitan dengan hal-hal mistis.

Selain itu, kembang Kantil juga sering digunakan sebagai sesaji untuk benda-benda pusaka seperti Keris dan batu Mustika bersama jenis bunga lainnya seperti mawar dan melati.

Aroma wangi kembang Kantil sangat disukai oleh mahluk ghaib dan konon kembang Kantil merupakan salah satu bunga kesukaan Nyi Roro Kidul yang selalu dipakai sebagai hiasan pada rambutnya atau dipakai sebagai kalung.

Selain aroma bunganya yang disukai mahluk ghaib, konon pohon kembang Kantil juga sangat disukai mahluk ghaib terutama kuntilanak sebagai tempat tinggal.

Selain itu, pohon kembang Kantil juga sering menjadi tempat bersarang benda-benda pusaka seperti Keris dan batu Mustika, maka tidak heran jika kebanyakan pohon kembang Kantil terutama yang sudah berusia tua pasti akan terkesan angker dan menyaramkan.

Tapi meskipun dikenal sebagai pohon angker dan merupakan bunga favorit mahluk ghaib, ternyata kembang Kantil juga memiliki beberapa khasit atau manfaat yang berhubungan dengan dunia supranatural.

Mitos dan khasiat kembang Kantil sudah menjadi kepercayaan turun temurun sejak jaman dahulu, bahkan sampai sekarang meskipun tergolong bunga yang bernuansa mistis tapi nyatanya kembang Kantil masih tetap diminati dan sering dicari sebagai salah satu persyaratan untuk melakukan ritual-ritual yang berhubungan dengan dunia ghaib.

Konon khasiat bunga Kantil lebih ampuh dibanding bunga-bungan lainnya. Harga bunga Kantil juga termasuk cukup mahal, terutama pada malam-malam tertentu seperti malam jumat kliwon, malam selasa kliwon dan pada malam 1 suro karena pada malam-malam tersebut banyak orang yang membutuhkan bunga ini sebagai perlengkapan ritual.

Bunga Kantil juga dipercaya memiliki energi positif yang sangat kuat dan dapat menjaga serta menambah kekuatan ghaib dari benda pusaka. Oleh sebab itulah para pemilik benda pusaka sering menggunakan kembang Kantil sebagai sesaji untuk merawat pusaka-pusaka miliknya.

Berikut ini beberapa manfaat kembang Kantil dalam dunia supranatural:

1. Sebagai sarana pengasihan/pelet

Salah satu khasiat kembang Kantil yang paling terkenal adalah sebagai sarana pengasihan atau pelet yang ampuh. Khasiat bunga Kantil untuk pengasihan tersebut juga ada kaitannya dengan nama Kantil itu sendiri, yaitu dari kata Kumantil yang artinya menempel atau melekat.

Ada banyak versi ilmu pengasihan/pelet Kejawen yang menggunakan media kembang Kantil, ada yang harus dilakukan dengan puasa dan ada juga yang tanpa puasa.

Ilmu pengasihan kembang Kantil sangat ampuh digunakan untuk memikat target dari jarak jauh karena keampuhannya terletak pada kekuatan sambung ruh dari bunga Kantil sehingga dapat menembus ruang dan waktu memasuki alam bawah sadar target secara ghaib.

Berikut ini salah satu ilmu pelet kembang Kantil yang dapat digunakan untuk memikat hati lawan jenis tanpa puasa:

Bahan-bahan yang harus disiapkan:

  • Siapkan sepasang kembang Kantil warna kuning dan putih yang belum mekar (masih kuncup).
  • Minyak zhafaron merah.
  • Minyak cempaka.
  • Kain mori (kain putih) yang masih baru.
  • Foto target (foto terbaru).

Mantra ilmu pelet kembang Kantil:

“Siro kang tak puji nglangkahi kantil melati, meluo kanti mbuka ati kang dadi sejaku, gelemo tak tresnani ngimbangono ing jero ati, jabang bayine (nama target) bin/binti (orang tuanya) teko welas teko asih marang ingsun saking kersane Alloh”

Baca mantra pelet kembang Kantil sebanyak 3 kali dengan menahan nafas dan dengan menggenggam sepasang kembang Kantil yang sudah disiapkan ditelapak tangan kanan. Setelah selesai, oleskan minyak zhafaron pada kedua kembang Kantil tersebut kemudian dibungkus dengan kain putih.

Setelah dibungkus dengan kain putih, selanjutnya letakkan bungkusan kembang Kantil tersebut di atas foto target (oleskan minyak cempaka pada foto target). Setelah itu baca mantra ilmu pelet kembang Kantil sebanyak 11 kali.

Setelah selesai membaca mantra kemudian dilanjutkan dengan membaca “Yaa Rohman Wadudu Ya Rohhim” sebanyak 1111 Kali sebagai penutup.

Setelah selesai biarkan dulu bungkusan kembang Kantil tersebut berada di atas foto target selama 1 malam dan pada malam jumat wage tanam bungkusan kembang Kantil tersebut di pekarangan depan rumah target yang sering dilewati oleh target.

Setelah target melangkahi kembang Kantil yang ditanam dipekarangan rumahnya, maka pada malam harinya target akan merasa gelisah tidak menentu dan terus terbayang-bayang wajah orang yang mengirimkan pelet kembang Kantil kepadanya.

Imbangi pelet kembang Kantil ini dengan tindakan nyata, misalnya dengan menemui target atau menghubunginya melalui telepon atau WA agar target tidak bingung dengan perasaannya yang tiba-tiba muncul tersebut

2. Untuk sesaji

Sejak jaman dahulu kembang Kantil memang sudah dipercaya sebagai salah satu bunga yang disukai oleh mahluk ghaib. Oleh karena itulah kemudian bunga ini sering digunakan sebagai sesaji untuk ritual-ritual ghaib dan sering digunakan sebagai sesaji untuk menambah kekuatan benda-benda pusaka karena bunga ini konon juga sangat disukai oleh khodam pusaka.

Tapi sebetulnya kembang Kantil adalah simbol pepeling (pengingat) bahwa untuk meraih ngelmu iku kalakone kanti laku (Kantil). Lekase kalawan kas, tegese kas iku nyantosani.

Maksudnya, untuk meraih ilmu spiritual serta meraih kesuksesan lahir dan batin tidak cukup hanya dengan meminta atau berdo’a saja karena kesadaran spiritual tidak akan bisa di alami secara lahir dan batin tanpa adanya penghayatan akan nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari.

Bunga Kantil berarti juga adanya tali rasa, atau tansah kumantil-kantil yang bermakna pula kasih sayang yang mendalam tiada terputus (melekat), yaitu curahan kasih sayang kepada seluruh makhluk, kepada kedua orang tua dan juga para leluhur karena pada dasarnya hidup ini untuk saling memberi dan menerima kasih sayang dari dan kepada seluruh makhluk.

Oleh karena itulah, bunga Kantil sering digunakan dalam upacara-upacara adat yang bersifat sakral, contohnya dalam upacara pernikahan kembang Kantil sering dijadikan hiasan untuk pengantin sebagai simbol agar cinta dan kasih sayang kedua mempelai selalu kumantil.

Jika setiap Manusia memiliki rasa kasih sayang terhadap sesama tanpa memandang suku, ras dan agama maka niscaya Dunia ini pasti akan damai, tenteram, dan sejahtera.

Makna kembang Kantil dalam falsafah Jawa adalah rasa bakti dan rasa hormat kepada kedua orang tua dan para leluhur yang akan tetap kumantil didalam hati serta merupakan suatu ajaran yang di agungkan.

Orang Jawa yang memahami hakekat hidup didunia tentunya akan mengerti jika kesuksesan lahir dan batin tidak akan bisa diraih jika menjadi generasi penerus yang durhaka kepada orang tua atau tidak menghargai jasa-jasa para leluhur.

Ungkapan rasa bakti kepada leluhur bagi orang Jawa tidak hanya dalam bentuk ucapan, do’a atau puji-pujian saja. Tapi lebih dari itu, selalu ada tindakan nyata sebagai bentuk ketulusan sekaligus pesan untuk generasi-generasi berikutnya.

Salah satu wujud konkrit rasa berbakti tersebut adalah berupa sesaji yang dimaksudkan sebagai persembahan atas segala rasa hormat dan rasa terima kasih kepada para leluhur atas semua jasa-jasanya.

Masing-masing uborampe dalam sesaji memiliki maksud dan makna yang tersirat, bukan dimaksudkan untuk memberi makan arwah atau mahluk ghaib.

Tanpa memahami maknanya, persembahan sesaji akan terasa hambar dan mudah menimbulkan prasangka buruk, dianggap sesat, tidak ada tuntunannya, dan syirik. Tetapi semua prasangka buruk itu tentu datang dari kurangnya pemahaman dan informasi tentang maksud dan makna dari sesaji.

Misalnya saja kebiasaan para orang tua jaman dulu yang suka menaburkan bunga setaman diperempatan jalan setiap jumat kliwon. Hal itu sekarang sudah jarang dilakukan karena orang takut dituduh musrik.

Padahal sesungguhnya menabur bunga diperempatan jalan merupakan simbolisasi do’a yang maknanya mencakup keselamatan dan keberkahan untuk semua orang yang welewati jalan tersebut, bukan untuk memberi makan mahluk halus.

Do’a yang penuh ketulusan dan kasih sayang akan beresonansi dan bersinergi dengan energi alam semesta yang penuh limpahan berkah.

Alam semesta akan menyambutnya dengan limpahan berkah dan keselamatan lahir batin kepada seluruh makhluk yang melewati perempatan jalan itu.

Demikian sedikit informasi tentang mitos dan khasiat mistis kembang Kantil yang dapat kami sampaikan pada artikel kali ini

 63 total views,  3 views today